728 x 90

REVIEW TAHAP KEDUA PENYUSUNAN ANGGARAN PILKADA 2020 DI MOJOKERTO

REVIEW TAHAP KEDUA PENYUSUNAN ANGGARAN PILKADA 2020 DI MOJOKERTO
REVIEW TAHAP KEDUA PENYUSUNAN ANGGARAN PILKADA 2020 DI MOJOKERTO

Komisi Pemilihan umum jawa timur mengadakan review tahap kedua anggaran pilkada 2020 di kabupaten Mojokerto. Bertempat di Gedung Pemilu 2019, acara dilaksanakan pada hari kamis (1/08) pukul 10.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh seluruh komisioner dan secretariat KPU kabupaten Mojokerto tersebut juga mengundang 3 wilayah antara lain kabupaten sidoarjo, kabupaten sumenep dan kota pasuruan.

Dalam sambutan pembukaan, ketua KPU kabupaten Mojokerto Muslim Bukhori mengucapkan selamat datang di kabupaten Mojokerto. Selain itu, beliau menambahkan beberapa hal kaitanya dengan penyusunan anggaran pilkada tahun 2020.

“di tingkat Kabupaten/kota kami masih belum bisa optimal kaitanya dengan NPHD dan standar harga lokal, Maka dari itu kita semua berharap bahwa pasca acara ini kita mendapat pencerahan”, ujar pria asal mojosari tersebut.

Setelah ketua KPU kabupaten Mojokerto memberikan sambutan, giliran perwakilan KPU provinsi Jawa timur memberikan amanatnya. Diwakili oleh Miftahur Rozaq, S.HI, M. Pd.I selaku divisi perencanaan dan logistic, beliau menyampaikan beberapa hal. Bahwa rapat koordinasi ini adalah tindak lanjut dari rapat yang diselenggarakan di kediri pada tanggal 16-18 Juli 2019. Review tahap kedua ini juga merupakan finalisasi anggaran pilkada tahun depan.

“kita harus juga tuntaskan beberapa hal tentang penyusunan anggaran ini dengan pemerintah dan legislatif, kami meminta bahwa setiap dinamika yang terjadi di masing-masing kabupaten/kota dapat didiskusikan dengan KPU provinsi, sehingga ada tindak lanjut yang konkrit dan searah seperti dalam aturan” ujar beliau.

Perencanaan anggaran untuk pilkada tahun 2020 harus kemudian disepakati oleh pemerintah daerah dan DPRD. Di provinsi Jawa Timur ada sekitar 19 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada tahun 2020, kabupaten/kota yang dimaksud adalah Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar. Lalu Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban.Kemudian Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik, dan Kabupaten Kediri.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>