728 x 90

FGD MASKOT DAN JINGLE, KPU KABUPATEN MOJOKERTO MENDAPATKAN SURAT SUARA ASLI PEMILU TAHUN 1971

FGD MASKOT DAN JINGLE, KPU KABUPATEN MOJOKERTO MENDAPATKAN SURAT SUARA ASLI PEMILU TAHUN 1971
FGD MASKOT DAN JINGLE, KPU KABUPATEN MOJOKERTO MENDAPATKAN SURAT SUARA ASLI PEMILU TAHUN 1971

Focus Group Discussion (FGD) maskot dan jingle untuk pemilihan Bupati dan wakil Bupati berjalan dengan lancar. Bertempat di Media Center KPU kabupaten Mojokerto, FGD tersebut melibatkan banyak pihak seperti Seniman, Budayawan, akademisi dan pemerhati Budaya guna mencari titik temu klasifikasi yang bisa digunakan sebagai acuan dalam tema maskot serta jingle untuk pilkada tahun 2020 nanti.

Dalam pemaparan materi yang disampaikan oleh Jainul Arifin, Komisioner KPU Bidang Sosdiklih Parmas dan SDM, beliau mengatakan untuk Kriteria penilaian terdiri dari orsinalitas karya, konsep/ide, kesesuaian tema, dan keindahan (estetika) serta etnik dan budaya Kabupaten Mojokerto. Maskot dan Jingle Tidak Boleh menyebut dan menggambarkan logo, angka/nomor, gambar, warna, Jargon partai politik/Bakal Calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020. Maskot dan Jingle yang menjadi pemenang akan dijadikan materi sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020.

Salah satu yang hadir dalam forum tersebut adalah Ayuhanafiq, mantan Ketua KPU kabupaten Mojokerto 2 periode tahun 2009 – 2014 dan 2014 – 2019, Kehadiran beliau adalah sebagai sejarawan Mojokerto.

Dalam forum tersebut, Ayuhanafiq memberikan kenang-kenangan yang pernah dijanjikan dalam perpisahan beberapa bulan lalu. Beliau menjanjikan akan memberikan surat suara asli pemilihan umum tahun 1971. Didalam surat suara tersebut berisi peserta partai politik yang berjumlah 10 partai.
Setelah penyerahan secara simbolik, beliau pamit untuk undur diri karena menjadi juri acara penulisan sejarah di Kota Mojokerto.

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>