728 x 90

BERTEKAD LAWAN MONEY POLITIK

BERTEKAD LAWAN MONEY POLITIK
BERTEKAD LAWAN MONEY POLITIK

MOJOKERTO - Maraknya money politik dalam setiap hajatan Pemilu mendapat perhatian serius dari pemangku kepentingan di Kabupaten Mojokerto. Untuk mengantisipasi praktek politik uang pada Pemilu yang akan datang, KPU Kab. Mojokerto menggelar Fokus Grub Discussion (FGD) di Trawas, Sabtu (9/11) yang lalu. Bertindak selaku Narasumber adalah Ketua KPU Propinsi Jawa Timur, Eko Sasmito, SH, MH dan Ketua Bawaslu Propinsi Jawa Timur, Totok Hariyono. Melengkapi pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Kasat Reskrim Polres Mojokerto yang memaparkan kesiapan lembaganya untuk menanggani pelanggaran money politik. Para peserta yang berasal dari partai politik, perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kab. Mojokerto, Kepala Bakesbangpol Kab. Mojokerto dan perwakilan Dispendukcapil Kab. Mojokerto tampak antusias menanggapi materi pemrasaran. Mereka mengeluhkan praktek money politik yang menyebabkan politik biaya tinggi. "Di wilayah kita ini politik uang berlangsung vulgar seperti tidak ada aturan yang melarangnya" ujar Handoko, Sekretaris DPD PAN Kab. Mojokerto. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua AKD Kab. Mojokerto, Supoyo yang menyebut tidak ada peluang bagi seorang kandidat bila tidak memiliki uang. "Jangan berharap bisa menang jika tidak memberi uang pada pemilih meskipun memiliki kapasitas yang besar" keluh Kepala Desa Wiyu Kecamatan Pacet tersebut. Menanggapi keluhan tersebut, Totok Hariyono menyebutkan bila ada peluang untuk mengakhirinya. Dikatakannya bahwa UU Nomer 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah memberi ruang untuk menindak para pelaku money politik. "Secara tegas UU yang baru menyebutkan barang siapa yang mempengaruhi pemilih dengan pemberian uang, barang atau janji tertentu bisa ditindak dengan jerat hukum money politik" papar mantan anggota KPU Kab. Malang tersebut. Pada sesi akhir acara, moderator menyimpulkan bahwa ada keinginan kuat dari pemangku kepentingan untuk meminimalisir praktek politik uang. Caranya dengan memperkuat peran Panwaslu dan sinergi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Pemilu. (Joe)

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>